بسم الله الر حمن الر حيم

2. Kaum Tsamud

          Kaum Tsamud adalah kaumnya nabi Shaleh as. Mereka bertempat tinggal di suatu daerah yang dinamai Al Hijr yang kemudian di abadikan oleh Allah dalam surat al Hijr. Kaum Tsamud bertempat tinggal di rumah-rumah yang terletak di gunung-gunung (mereka memahat gunung untuk di jadikan rumah/tempat tinggal). Walaupun terletak di (kaki-kaki/badan gunung, mereka aman tidak ada longsor dari atas gunung atau gunung meletus).

          Dosa mereka adalah menyembah berhala dan berbuat makar. Nabi Shaleh sudah memperingatkan bahwa perbuatan mereka adalah perbuatan yang dibenci oleh Allah swt. Mereka malahan mengatakan bahwa seharusnya yang diutus itu bukan dari golongan manusia, namun haruslah malaikat-malaikat Allah. Mereka tetap ingkar bahkan walau mereka sudah diberi/dilihatkan kepada mukjizat yang diberikan kepada nabi Sholeh berupa Onta betina, seperti diterangkan oleh Allah di dalam al-Qur’an yang artinya:

Hai kaumku, inilah unta betina dari Allah, sebagai mukjizat (yang menunjukkan kebenaran) untukmu, sebab itu biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun yang akan menyebabkan kamu ditimpa azab yang dekat”. (Huud: 64)

          Onta betina ini adalah mukjizat dari Allah untuk Nabi Sholeh as. Dan nabi Sholeh as telah memberikan perjanjian/peringatan bahwa Onta betina ini tidak boleh diganggu/dibunuh. Perjanjian yang harus dipatuhi adalah pembagian air minum untuk Onta betina yang merupakan mukjizat tersebut. Masing-masing pemilik binatang peliharaan mendapatkan waktu yang telah disepakati untuk memberi minum binatang peliharaannya. Maka pada waktu Onta betina tersebut mendapati waktunya untuk minum, ada seorang  dari kaum Tsamud melihatnya dan kemudian memanggil kawan-kawannya. Mereka menangkap Onta betina tersebut dan kemudian membunuhnya, seperti diabadikan oleh Allah dalam al-Qur’an surat al-Qamar: 28-29, yang artinya sebagai berikut:

Dan beritakanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya air itu terbagi antara mereka (dengan unta betina itu); tiap-tiap giliran minum dihadiri (oleh yang punya giliran) (al-Qamar: 28)

Maka mereka memanggil kawannya, lalu kawannya menangkap (unta itu) dan membunuhnya (al-Qamar: 29)

 

          Akhirnya, berita kematian Onta betian ini sampai ke telingan nabi Sholeh as. Nabi Sholeh as sudah mengetahui bahwa azab Allah sudah dekat, maka beliau mengatakan kepada kaummnya (kaum Tsamud) sperti yang diabadikan oleh Allah pada al-Qur’an surat Huud: 65:

Mereka membunuh unta itu, maka berkata Shaleh: “Bersukarialah kamu sekalian di rumahmu selama tiga hari, itu adalah janji yang tidak dapat didustakan” (Huud: 65)

 

          Maka pada waktu yang dijanjikan, Allah menurunkan azabNya berupa suara keras yang mengguntur, lalu matilah mereka yang dzalim di rumahnya (QS. Huud: 67-68):

Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya, (Huud: 67)

seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud (Huud: 68)

 

          Maka sudah sepantasnyalah mereka mendapatkan azb dari Allah. Karena mereka kafir terhadap apa yang diturunkan kepada mereka. Semoga kita mendapat pelajaran dari kaum Tsamud dan tidak mengikuti perbuatan mereka, amin ya rabb.

Bersambung ke Bagian 3: Kaum ‘Ad…

Alhamdulillah, semoga bermanfaat,,,

About ifqo

Kepingin melawan arus, agar tidak tenggelam,,,

Tinggalkan Komentar/Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s