بسم الله الر حمن الر حيم

          Mengapa Islam mengharamkan Babi?

          Pertanyaan di atas sudah sering ditanyakan oleh kebanyakan manusia. Namun saya tidak akan menjawabnya, karena saya tidak tahu secara pasti apa yang menyebabkan Babi diharamkan. Saya hanya akan memberikan sedikit informasi, bahwa Babi adalah binatang yang penuh dengan penyakit. Menurut penelitian beberapa ahli (DR Murad Hoffman, Daniel S Shapiro, MD, seorang Pengarah Clinical Microbiology Laboratories, Boston Medical Center, Massachusetts, dan juga merupakan asisten Profesor di Pathology and Laboratory Medicine, Boston University School of Medicine, Massachusetts, Amerika), Babi mengandung 25 jenis penyakit yang bisa menular walaupun hanya dengan sentuhan, apalagi memakannya. Penyakit tersebut adalah (sumber):

  • Anthrax
  • Ascaris suum

  • Botulism
  • Brucella suis
  • Cryptosporidiosis
  • Entamoeba polecki
  • Erysipelothrix shusiopathiae
  • Flavobacterium group IIb-like bacteria
  • Influenza
  • Leptospirosis
  • Pasteurella aerogenes
  • Pasteurella multocida
  • Pigbel
  • Rabies
  • Salmonella cholerae-suis
  • Salmonellosis
  • Sarcosporidiosis
  • Scabies
  • Streptococcus dysgalactiae (group L)
  • Streptococcus milleri
  • Streptococcus suis type 2 (group R)
  • Swine vesicular disease
  • Taenia solium
  • Trichinella spiralis
  • Yersinia enterocolitica
  • Yersinia pseudotuberculosis

          Jika saja, hanya satu dari penyakit di atas yang masuk ke tubuh manusia, maka dijamin paling tidak ia tidak dapat beraktifitas sebagaimana manusia lainnya. Bayangkan jika semua penyakit di atas itu masuk ke dalam tubuh manusia? Sungguh, Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.

          Alhamdulillah, semoga bermanfaat,,,

About ifqo

Kepingin melawan arus, agar tidak tenggelam,,,

2 responses »

  1. What about cooked pork?…..

    • ifqo says:

      Memang belum saya tulis tentang hal ini, tapi hal ini tidak membuat daging babi menjadi layak dikonsumsi:

      Apakah kita tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher? karena mereka tidak memiliki leher, sesuai dengan anatomi alamiahnya? Bagi orang muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher.

      Ilmu kedokteran mengetahui bahwa babi sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya, sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.

      Selengkapnya, baca di http://alhikmah-online.com/index.php/artikel/88-kok-babi-haram

      Salam kenal,,,
      Semoga bermanfaat,,,

Tinggalkan Komentar/Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s