بسم الله الر حمن الر حيم

6. INDIKATOR KEBERHASILAN

          Yang menjadi petunjuk bahwa suatu proses belajar mengajar dianggap berhasil adalah hal-hal berikut:

1. Daya serap terhadap bahan pengajaran yang diajarkan mencapai hasil yang tinggi, baik secara individual maupun kelompok.

2. Perilaku yang digariskan dalam tujuan pembelajaran telah dicapai oleh siswa baik individual maupun kelompok.

7. FAKTOR-FATOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN

          Betapa tinggi nilai suatu keberhasilan, sampai-sampai seorang guru berusaha seuat tenaga dan pikiran mempersiapkan program pengajarannya dengan baik dan sistematis.

          Ada beberapa fator-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa, antara lain: tujuan, guru, anak didik, kegiatan pemebajaran, alat evaluasi, bahan evaluasi, dan suasana evaluasi. (Syaeful Bahri Djamarah, 1997:120)

8. PENGGUNAAN PENDEKATAN INQUIRY

          a. Pengertian Pendekatan Inquiry

          Guru dengan sadar berusaha mengatur lingkungan belajar agar bergairah bagi anak didik. Dengan seperangkat teori dan pengalamannya guru gunakan untuk bagaimana mempersiapan program guruan dengan baik dan sistematis. Salah satunya adalah penggunaan metode belajar sebagai alat motivasi ekstrinsik, sebagai strategi guruan dan sebagai alat untuk keberhasilan proses belajar mengajar sehingga tercapainya tujuan pembelajaran. (Syaiful Bhari Djamarah, 1997: 82) Banyak cara yang digunakan pendidik dalam menyampaikan materi kepada anak didiknya. Melalui pendekatan-pendekatan misalnya: Pendekatan lingkungan, konsep, nilai, pemecahan masalah, discovery, inkuiri, simulasi, proyek, widyawisata, demonstrasi, eksperimen, dsb.

          Pendekatan Inquiry merupakan suatu pendekatan yang menggunakan cara agar bagaimana anak didik dengan bimbingan guru dapat sampai pada penemuan-penemuan, dan bukan penemuan itu sendiri. (Kompasiana, 2010) Dengan pendekatan inkuiri ini anak didik dimotivasi untuk aktif berpikir, melibatkan diri dalam kegiatan dan mampu menyelesaikan tugas sendiri. Menurut J. Richard Suchman, menjelaskan bahwa proses inkuiri terutama ditujukan kepada kreativitas. (Sofa, 2008)

          Hasan Nurdin, 2010 mengemukakan secara umum, inkuiri merupakan proses yang bervariasi dan meliputi kegiatan-kegiatan mengobservasi, merumuskan pertanyaan yang relevan, mengevaluasi buku dan sumber-sumber informasi lain secara kritis, merencanakan penyelidikan atau investigasi, mereview apa yang telah diketahui, melaksanakan percobaan atau eksperimen dengan menggunakan alat untuk memperoleh data, menganalisis dan menginterpretasi data, serta membuat prediksi dan mengkomunikasikan hasilnya. (Depdikbud, 1997; NRC, 2000).

          b. Penerapan Pendekatan Inquiry dalam Kelas

Mendidik, melatih, dan mengajar anak didik adalah tugas guru sebagai suatu profesi. Tugas guru sebagai pendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup pada anak didik. Tugas guru sebagai pelatih berarti mengembangkan ketrampilan dan menerapkannya dalam kehidupan demi masa depan anak didik. Tugas guru sebagai pengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada anak didik. (Isjoni, 2007, h. 33)

Selain tugas para pendidik di atas, menentukan hasil belajar anak didik dalam proses belajar mengajar juga menjadi tuntutan utama yang harus dilaksanakan. Hasil belajar merupakan hasil dari suatu interaksi hasil belajar dan tindak mengajar.  Dari sisi guru, tindak mengajar diakhiri dengan proses evaluasi hasil belajar.  Dari sisi siswa, hasil belajar merupakan puncak proses belajar yang merupakan bukti dari usaha yang telah dilakukan. Davis (dalam Abdullah, 2007 : 4) dalam Sukayati, 2010 mengatakan :”Dalam setiap proses belajar akan selalu terdapat hasil nyata yang dapat diukur. Hasil nyata yang dapat dikur dinyatakan sebagai hasil belajar seseorang.”

          Pendekatan yang diterapkan dalam pembelajaran matematika Semester II Kompetensi Dasar Perkalian Bilangan yang hasilnya bilangan dua angka dengan teknik penjumlahan di kelas II SD N 01 Petukangan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan adalah pendekatan inquiry, dan diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar.
Tujuan Proses Inkuiri yang diajukan Suchman dalam Agus, 2010 merupakan pemikiran yang mantap yang implikasinya dapat untuk memperbaiki pendidikan guru dan untuk peningkatan peristiwa kegiatan belajar mengajar. Seorang guru hendaknya dapat mengembangkan proses inkuiri dengan memusatkan pada masalah-masalah yang perlu dipecahkan oleh anak didik. Orientasi guru ialah “memandang” anak didik sebagai individu yang memiiiki potendi yang perlu dikembangkan. Guru selalu mengutamakan pertumbuhan dan peningkatan kognitif dan perkembangan kreativitas anak didik. Mengajar bertujuan mengembangkan bakat-bakat dan membantu guru mengembangkan konsep dirinya.

          Peranan guru dalam proses belajar mengajar dengan pendekatan Inkuiri adalah sebagai berikut:
1. Guru mampu menstimulasi (memberi rangsangan dan menantang anak didik untuk berpikir).
2. Guru mampu memberi dukungan untuk inkuiri.
3. Guru mampu memberikan fleksibilitas (kesempatan dan keluwesan serta kebersamaan untuk berpendapat, berinisiatif atau berprakarsa) dan bertindak.
4. Guru mampu mendiagnosis kesulitan-kesuhtan anak didik dan membantu mengatasinya.
5. Guru mampu mengidentifikasi dan menggunakan kemampuan mengajar serta waktu mengajar dengan sebaik-baiknya.

 

Alhamdulillah, semoga bermanfaat,,,

Untuk: Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  selanjutnya, silakan klik

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 1

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 2

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 3

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 4

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 5

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 6

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 7

About ifqo

Kepingin melawan arus, agar tidak tenggelam,,,

3 responses »

  1. […] Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 8 LD_AddCustomAttr("AdOpt", "1"); LD_AddCustomAttr("Origin", "other"); LD_AddCustomAttr("theme_bg", "7dbaea"); LD_AddCustomAttr("theme_border", "d8eaf9;"); LD_AddCustomAttr("theme_text", "111111"); LD_AddCustomAttr("theme_link", "3c96df"); LD_AddCustomAttr("theme_url", "3c96df"); LD_AddCustomAttr("LangId", "1"); LD_AddCustomAttr("Autotag", "technology"); LD_AddCustomAttr("Tag", "pendidikan"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-1"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-2"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-3"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-4"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-5"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-6"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-7"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-8"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-9"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-matematika-sd"); LD_AddSlot("wpcom_below_post"); LD_GetBids(); Bagikan ke teman:FacebookTwitterEmailPrintStumbleUponRedditLinkedInDiggLike this:LikeBe the first to like this post. […]

  2. […] Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 8 […]

  3. […] Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 8 […]

Tinggalkan Komentar/Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s