بسم الله الر حمن الر حيم

B. TEMUAN HASIL PENELITIAN YANG RELEVAN

          Metode inquiry merupakan metode pembelajaran yang berupaya menanamkan dasar-dasar berfikir ilmiah pada diri siswa, sehingga dalam proses pembelajaran ini siswa lebih banyak belajar sendiri, mengembangkan kreativitas dalam memecahkan masalah. Siswa benar-benar ditempatkan sebagai subjek yang belajar (Sagala, 2004 (dalam Iwan, 2008)). Dari pengertian metode inquiry tersebut dapat dijelaskan dalam proses belajar mengajar anak didik diutamakan berpikir dengan menggunakan proses mental. Anak didik belajar dengan menggunakan pikiran atau otak mereka berjalan dan berpikir.

          Dengan demikian pendekatan inquiry dapat diterapkan pada PBM di kelas II untuk meningkatkan kreatifitas, keaktifan dan hasil belajar matematika KD perkalian bilangan dengan hasil bilangan dua angka menggunakan teknik penjumlahan. Dan diharapkan dapat menigkatkan hasil belajar sesuai kriteria ketuntasan minimal (KKM).

C. KERANGKA BERPIKIR

          Pemahaman materi yang disampaikan oleh guru pada anak didik merupakan bukti nyata tercapai tidaknya tujuan pembelajaran. Dan merupakan salah satu syarat mengetahui keberhasilan dalam meningkatkan hasil belajar. Mata pelajaran Matematika pada kelas II Semester II SD N 01 Petukangan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan, pada Kompetensi Dasar Perkalian Bilangan yang hasilnya bilangan dua angka dengan teknik penjumlahan anak didik belum mampu menguasai materi karena banyak kekurangan yang masih ada, diantaranya : takut dengan mata pelajaran, banyak anak yang masih menyepelekan materi, malu untuk maju atau bertanya pada guru, dan masih banyak yang lainnya.

          Untuk mencapai nilai rata-rata yang masih kurang dari ketentuan ketuntasan minimal, maka guru lebih sering mengadakan tanya jawab, tugas, dan latihan. Selain itu pengguanaan pendekatan inquiry dan alat peraga digunakan untuk menjelaskan sesuatu yang abstrak menjadi kongrit, dapat menjelaskan pada anak agar mudah dipahami.

Bagan Kerangka Pemikiran

Gambar siklus

D. HIPOTESIS TINDAKAN

          Dalam hal ini, penulis ingin meningkatkan hasil belajar mata pelajaran matematika pada siswa kelas II semester II SD N 01 Petukangan Tahun Pelajaran 2010/2011 dengan menggunakan pendekatan inkuiri. Inkuiri berarti suatu rangkaian kegiatan belajar yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan siswa untuk mencari dan menyelidiki secara sistematis, kritis, logis, analitis, sehingga mereka dapat  merumuskan sendiri penemuannya dengan penuh percaya diri. Pedekatan inkuiri beriorientasi pada, keterlibatan siswa secara maksimal dalam proses kegiatan belajar, keterarahan kegiatan secara maksimal dalam proses kegiatan belajar, mengembangkan sikap percaya pada diri siswa tentang apa yang ditemukan dalam proses inkuiri (Mahmuddin (2009:1) )

          Selain itu metode inquiry membantu perkembangan siswa antara lain scientific literacy dan pemahaman proses-proses ilmiah, pengetahuan vocabulary dan pemahaman konsep, berpikir kritis, dan bersikap positif. Metode inquiry tidak saja meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dalam matematika saja, melainkan juga membentuk sikap keilmiahan dalam diri siswa. PBM tersebut dapat didukung dengan alat peraga yang sesuai, agar mencapai tujuan pembelajaran.

          Hasil belajar siswa meningkat dari kondisi awal ke siklus I dan selanjutnya ke siklus II. Hal ini dapat dibuktikan dengan penjelasan lebih lanjut dalam penelitian tindakan kelas yang penulis laksanakan.

 

Alhamdulillah, semoga bermanfaat,,,

Untuk: Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  selanjutnya, silakan klik

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 1

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 2

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 3

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 4

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 5

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 6

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 7

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 8

About ifqo

Kepingin melawan arus, agar tidak tenggelam,,,

2 responses »

  1. […] Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 9 LD_AddCustomAttr("AdOpt", "1"); LD_AddCustomAttr("Origin", "other"); LD_AddCustomAttr("theme_bg", "7dbaea"); LD_AddCustomAttr("theme_border", "d8eaf9;"); LD_AddCustomAttr("theme_text", "111111"); LD_AddCustomAttr("theme_link", "3c96df"); LD_AddCustomAttr("theme_url", "3c96df"); LD_AddCustomAttr("LangId", "1"); LD_AddCustomAttr("Autotag", "technology"); LD_AddCustomAttr("Tag", "pendidikan"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-1"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-10"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-2"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-3"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-4"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-5"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-6"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-7"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-8"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-9"); LD_AddCustomAttr("Tag", "laporan-penelitian-tindakan-kelas-ptk-matematika-sd"); LD_AddSlot("wpcom_below_post"); LD_GetBids(); Bagikan ke teman:FacebookTwitterEmailPrintStumbleUponRedditLinkedInDiggLike this:LikeBe the first to like this post. […]

  2. […] Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 9 […]

Tinggalkan Komentar/Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s